Trik Jitu Didik Anak Percaya Diri

cara mendidik anak agar percaya diri

Bouttface.com | Percaya diri merupakan salah satu prasyarat bagi seseorang untuk menggapai kesuksesan dibidang apapun. Kepercayaan diri akan membuat seseorang berani untuk mengeluarkan berbagai potensi yang dimiliki kepada khalayak luas sehingga bakat dan kemampuan dalam diri seseorang dapat terbaca oleh orang lain. 

Karena pentingnya percaya diri terhadap kesuksesan seseorang maka untuk kamu para orangtua, wajib memahami cara mendidik anak agar percaya diri. 

Adalah seorang ahli parenting asal Amerika Serikat bernama Sarah Henry yang kemudian menjelaskan bahwa ada delapan cara mendidik anak agar percaya diri, di antaranya adalah:

Unconditional love

Banyak kasus, mereka yang mendapatkan kasih sayang cukup akan lebih percaya diri karena akan merasa selalu mendapat dukungan. Untuk itu, cobalah berikan kasih sayangmu dengan sebesar-besarnya agar anak tumbuh menjadi anak yang percaya diri. 

Perhatian

Cobalah untuk memperhatikan apa yang ia lakukan dan ia ucapkan. Tidak ada salahnya jika kemudian kamu menanyakan tentang apa yang ia lakukan agar anak kamu merasa apa yang dilakukan sangat penting. 

Berikan empati dan motivasi

Cobalah hadir serta berikan motivasi kepada anak kamu ketika anak kamu merasa patah semangat, katakanlah bahwa anakmu bisa sukses seperti orang lain.

Jangan membandingkan

Jangan pernah membandingkan kualitas anakmu dengan anak lain karena itu akan membuat mental sang anak turun dan akan berfikiran bahwa mereka selalu lebih buruk dari orang lain.

Dorongan

Setiap anak membutuhkan dorongan atau dukungan dari orang terdekat, cobalah untuk secara jelas memberi dukungan dari apa yang ia lakukan agar tumbuh kepercayaan diri dalam diri buah hatimu.

Beri batasan yang jelas

Tanamkan disiplin dengan memberikan batasan-batasan tertentu dalam diri anak kamu. Namun kamu juga harus konsisten dengan aturan atau batasan tersebut agar kamu dapat menanamkan disiplin dengan baik dalam diri anak kamu. 

Dukung anak dalam pengambilan resiko

Latihlah anakmu untuk mengambil resiko, ajarkan hal-hal baru seperti belajar berenang, bersepeda atau bermain egrang. Dengan latihan tersebut, seorang anak akan terbiasa dengan resiko sehingga mereka tumbuh dengan kepercayaan diri yang selalu berani meskipun dengan resiko kegagalan.

Berbahagialah dengan anakmu

Cobalah untuk lebih sering tersenyum dan tertawa dengan anak kamu agar kamu bisa berbahagia dengan anak kamu. Seorang abak yang hidup dalam keadaan bahagia akan lebih mudah percaya diri dibanding mereka yang lebih sering mengalami kesedihan dalam hidup mereka. 

5 Komentar

  1. memang tidak mudah dalam menghadapi anak harus sabar dalam memberikan pendidikan dan juga edukasi

    BalasHapus
  2. Jangan membandingkan >>>> hal ini paling menyakitkan. Jangankan anak2, kita sudah tua juga sebal kalau dibandindkan dengan orang lain. Selamat malam, ananda Srie. Terima kasih telah berbagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul sekali bunda,, kadang kita saja sakit hati kalo dibanding-bandingkan apalagi anak-anak yang masih butuh perhatian penuh, terima kasih sudah berkunjung bunda.

      Hapus
  3. Fenomena suka membanding-bandingkan memang masih banyak ditemui ya Bu. Hal ini yang sering bikin anak2 jadi insecure bahkan unmotivation. hemm

    BalasHapus

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama