5 Masalah Umum yang Sering Dirasakan oleh Anak Hasil Adopsi

Masalah Umum yang Sering Dirasakan oleh Anak Hasil Adopsi

Bouttface.com | Saat ini kamu mungkin sedang berencana untuk mengadopsi seorang buah hati, dan bertanya-tanya bagaimana hal tersebut nantinya akan berdampak pada hidupmu dan calon anakmu nanti. Proses adopsi adalah proses yang unik, emosional, dan memiliki banyak sisi positif bagi si keluarga, begitupula bagi si anak. 

Meskipun begitu, anak adopsi mestinya mendapatkan perhatian yang selayaknya sebagaimana kamu memperlakukan anak kandungmu sendiri, faktor-faktor tertentu mungkin akan berdampak pada psikologis anak adopsimu. Seperti yang dilansir dari huffingtonpost.com, berikut inilah beberapa dampak psikologis yang akan dirasakan oleh anak hasil adopsi.

Nilai Akademis yang Buruk

Anak hasil adopsi mungkin tidak memiliki kapabilitas yang dapat melampaui atau sejajar dengan anak kandumu sendiri dalam hal pendidikan, seperti membaca, berhitung, ataupun hal-hal lainya yang berkaitan dengan akademik. Beberpa penelitian menjelaskan bahwa adopsi memiliki kemungkinan untuk menghambat kinerja sang anak dalam memproses ilmu pendidikan yang diterimanya, hal tersebut sangat mungkin terjadi jika mereka tidak menerima dukungan yang layak dari orangtua angkatnya. Namun, jika kamu memberikan perhatian yang lebih pada pendidikan si anak, anak adopsimu memiliki kemungkinan yang besar untuk unggul di bidang akademiknya. Jadi jangan ragu grils, doronglah dia untuk belajar dan unggul di bidang akademiknya dengan memberikan dukungan dan semangat padanya.

Perasaan Ditolak

Anak hasil adopsi seringkali merasa dibuang dan tidak diinginkan oleh orangtua kandungnya. Dia mungkin akan bertanya-tanya hal apa yang telah membuat orangtua kandungnya menyerahkanya pada orang lain, kenapa dia dibuang, adakah yang salah dengan dirinya, atau apakah orangtua kandungnya tidak menyayanginya. Perasaan ditolak ini seringkali menghasilkan pikiran yang negatif di dalam kepalanya. So Grils, pastikan anak adopsimu merasa bahwa dia adalah bagian yang sangat penting dari keluarga barunya.

Mencari Tahu dan Mempelajari Budaya Aslinya

Seiring dengan perasaanya yang merasa kecil dan ditinggalkan, anak adopsimu mungkin akan mengekspresikan kesedihan dan perasaan kehilangan orangtua kandungnya dengan kemarahan, sikap dingin, gelisah, takut, serta despresi. Perasaan seperti ini akan cenderung lebih menonjol dalam proses adopsi antar-ras dibandingkan adopsi pada umumnya. Anak adopsimu mungkin juga akan berusaha belajar berbicara seperti bahasa ibunya dan mempelajari budaya asli mereka serta warisan linguistik tempat dia berasal. 

Kehilangan Identitas

Film Lion, adalah salah satu film yang menceritakan kisah seorang anak adopsi yang mencari tahu keberadaan ibu kandungnya. 

Anak-anak hasil adopsi biasanya sangat terobsesi untuk mencari tahu lebih jauh mengenai keluarga kandung mereka, seperti saudara kandungnya, dan kerabat-kerabatnya. Anak adopsimu kemungkinan akan memiliki segudang pertanyaan, seperti siapakah dia sebenarnya, apakah dia lebih mirip ibu atau ayah kandunya, apakah saudaranya memiliki wajah yang mirip denganya, dan siapakah kakek dan neneknya, sepupu, paman serta bibinya. Anak adopsimu mungkin akan bertanya-tanya seperti apakah tingkat sosial keluarga kandungnya, budaya mereka, serta tingkat pendidikan mereka. 

Dia mungkin akan mengganggumu dengan beragam pertanyaan, apa yang akan terjadi pada hidupnya jika dia tetap tinggal dengan keluarga aslinya. 

Concern Akan Riwayat Kesehatan

Anak adopsimu mungkin tidak akan aware pada riwayat kesehatanya, kamu pun mungkin tidak mempunyai informasi yang cukup mengenai riwayat kesehatan dari anak adopsimu. 

Menelusuri riwayat kesehatan dari calon buah hatimu secara akurat merupakan keputusan yang tepat dan cermat. Dibanyak kasus tertentu, anak adopsimu kemungkinan akan bertanya mengenai latar belakang kesehatan serta riwayat kesehatan yang dia miliki.

 So Grils, itulah tasi 5 masalah umum yang biasanya sering dihadapi oleh anak adopsi, dengan informasi ini diharapkan kamu bisa memberikan dukungan dan perhatian yang layak pada calon anggota keluarga barumu. 

1 Komentar

Posting Komentar