Anak Suka Beteriak Saat Marah? Begini Cara mengatasinya!

Anak Suka Beteriak Saat Marah? Begini Cara mengatasinya!

Bouttface.com | Anak-anak seringkali histeris dan beteriak saat mereka marah dan disaat seperti itu, orangtua biasanya bingung cara mengatasinya. Anak yang marah dan berteriak sangat sulit dikendalikan. 

Jika hal ini terjadi saat kamu berada di tempat umum, tentunya akan sangat mengganggu kenyamanan orang lain yang ada disana. Jadi sebagai orangtua kamu harus belajar cara mengatasi anak histeris saat marah agar mereka tidak berteriak dan menangis. 

  • Bersikap Lembut
Sama seperti orang dewasa, saat marah anak-anak pun cenderung berkata kasar bahkan terkadang memaki. Hal tersebut tidak usah diambil hati karena mereka memang sedang emosi. 

Jadi kamu tidak perlu merasa kecewa atau sakit dengan apa yang dikatakan oleh buah hati karena semua itu bukan dari hati mereka sendiri, melainkan emosi sesaat. 

Abaikan semua sikap dan kata-kata kasarnya dan tetaplah bersikap lembut agar tidak semakin meledak kemarahanya. Anak-anak yang sedang hiateris karena marah atau menangis akan semakin bertambah keras tangisanya jika diperlakukan kasar. 

Oleh karena itu, perlakuan yang lembut akan sangat membantu menenangkanya. Ketika anak sudah mulai tenang, barulah beri penjelasan bahwa perbuatanya itu tidak baik. 


  • Atasi Pemicu Kemarahan
Saat anak marah dan menangis, mereka pasti punya alasan. Jika kamu tahu alasanya, langsung saja diatasi pemicunya. Carilah solusi untuk mengatasi pemicu kemarahan anak agar mereka bisa langsung tenang. Hal ini juga bukan berarti memberikan apapun yang mereka inginkan. 

Misalnya jika anak marah karena tidak boleh makan ea krim sedangkan mereka sesang batuk atau sakit, maka kamu tidak boleh mengatasinya dengan memberikan es krim tersebut, namun mengalihkan perhatianya dengan hal lain. 

Memang tidak mudah namun lama-lama anak pasti akan tenang dan tidak menangis lagi. Untuk anak yang sudah dewasa, yaitu berusia dua tahun keatas, sebaiknya kamu lebih tegas. Berikan anak waktu untuk menangis beberapa menit, kemudian berikan hukuman jika dia tidak berhenti menangis setelah waktu yang diberikan habis. 

Hukumanya tidak boleh berat dan menyiksa anak. Cukup berikan pemahaman bahwa anak kamu sudah dewasa sehingga dia tidak boleh marah dan histeris, melainkan harus membicarakan apa yang diinginkan sehingga kamu bisa mengerti apa yang dia mau.

1 Komentar

  1. Anakku yg baru 1 th pun kadang kalau dilarang sesuatu triak2 marah, hadeuh, nah masih PR banget buat aku buat selalu bersikap lembut saat anak ngamuk kaya gini

    BalasHapus

Posting Komentar