5 Hal Penting Dilakukan Di Minggu Pertama Kehidupan Pernikahan

5 Hal Penting Dilakukan Di Minggu Pertama Kehidupan Pernikahan

Hal Yang Penting Dilakukan Setelah Menikah - Akhirnya selesai juga serangkaian persiapan dan pesta pernikahan yang membahagiakan sekaligus melelahkan itu. Selamat ya, Grils! Itu artinya kini kamu dan pasangan telah resmi sebagai pasangan suami istri dan mulai menapaki babak baru yakni kehidupan pernikahan.

Dengan status hubungan antara dirimu dan pasangan yang telah di upgrade dari pacaran ke kehidupan pernikahan berarti ada banyak hal lain yang juga harus turut di sesuaikan dong! Ya, dirimu tentu tahu kan bahwa hubungan selama pacaran dan pasca menikah tentu berbeda? Untuk itu, kali ini grilee.com akan memberi list apa saja yang harus dirimu dan pasangan lakukan di minggu-minggu pertama kehidupan pernikahan agar segalanya tetap berjalan lancar. Check this out!

1. Berlibur Bersama

Minggu-minggu awal dalam kehidupan pernikahan adalah momen emas yang harus bisa kamu manfaatkan dengan baik untuk membangun intimasi bersama pasangan. Untuk itu, ada baiknya untuk tinggalkan sejenak segala sesuatu yang berpotensi menyita kebersamaanmu dengan si dia secara berlebihan, rutinitas kantor misalnya.

Jauh-jauh hari rencanakan untuk ambil cuti setidaknya selama seminggu setelah menikah. Nikmati bulan madu bersama pasangan dan manfaatkan momen ini untuk mengenali si dia lebih dalam lagi.

2. Mulai Jalankan Peran Baru

Terucapnya ijab kabul dan janji suci pernikahan adalah momen dimana statusmu secara resmi telah di upgrade menjadi seorang istri sah dari pasanganmu. Upgrade status ini pun membawa konsekuensi tersendiri berupa peran dan tanggung jawab baru untukmu dan pasangan.

Nah, begitu hingar-bingar pesta berakhir, bersegeralah menjalankan semua peran dan tanggung jawab barumu dengan maksimal sebagai seorang istri. Urus dan pastikab semua tentang dirinya dengan baik. 

3. Sesuaikan Diri

Telah lama saling mengenal karena usia pacaran yang cukup matang sebelum menikah belum tentu menjadikan dirimu benar-benar mengenali sosok pasangan seutuhnya, Grils. Oleh karenanya, adaptasi demi adaptasi tentu tetap diperlukan. Tak hanya adaptasi untuk menghadapi pasangan, adaptasi untuk bersosialisasi dengan keluarga pasangan juga tentu kamu butuhkan agar kehidupan pernikahan dapat berjalan semakin lancara. 

4. Kunjungi Rumah Orangtua Dan Mertua

Apapun alasanmu, jangan pernah beranggapan bahwa memiliki keluarga kecil yang baru dan bahkan mungkin tinggal di lingkungan baru yang jauh terpisah dari orangtua dan mertua berarti membebaskan kalian dari kewajiban untuk menyambung silaturahmi dengan orangtua dan mertua.

Segeralah berkunjung ke rumah orangtua dan mertua begitu trip bulan madu telah selesai.

5. Susun Rencana Ke Depan

Usia pernikahan yang baru seumur jagung tak bisa serta merta menjadi alasan bagimu dan pasangan untuk leye-leye dan tak bersegera membuat planning ke depan, Grils. Ingat, semakin cepat planning tersusun, makin cepat pula target demi target terealisasi dengan baik. Atau, jika pun belum terealisasi, setidaknya semua planning bisa dimatangkan dan terus di evaluasi agar semuanya perlahan tercapai dan berjalan sesuai rencana.

Apapun alasanya, menunda bukan kebiasaan baik, Grils. Setuju?

2 Komentar

  1. Aduh kayak nikah asik tuh,,
    Eh lupa klo jomblo

    BalasHapus
  2. Diminggu pertama pernikahan dulu kami malah ga sempat berlibur atau ketempat orang tua.
    Soalnya hectic banget, harus nikah sipil (karna aku nikah gereja akhir bulan dan nikah sipilnya beberapa hari setelahnya, nikahnya dilaksanakan di beda pulau juga) terus aku langsung masuk kerja dan kami harus beradaptasi dengan rumah baru kami, lingkungan baru dan adaptasi rutinitas yg berbeda 180% dengan saat masih single hihihi.

    BalasHapus

Posting Komentar