Duh, Jangan Dibiasakan Menjadi Pacar Posesif, Grils!

Pacar posesif

Bouttface.com | Terkadang, hubungan cinta tidak hanya berhenti di urusan saling mengasihi dan menyayangi. Seringkali diatasnamakan sebagai perhatian dan tanda cinta, kebiasaan posesif menjakiti pasangan kita. Apakah kamu pernah mengalami hal ini? Kamu keburu takut, bosan, dan risih dengan pasangan? Eits, jangan dulu. Grilee.com punya cara lebih supaya kamu bisa mengubah kebiasaan pacar posesif. 

Pada awalnya, kesukaan dan ketertarikan yang sama menjadi penyatu antara kamu dan pasangan. Setelah melihat betapa kamu dan pasangan menjadi sangat cocok, salah satu dari kalian menjadi begitu posesif dan berubah menjadi seorang pacar posesif. Satu perubahan yang jelas sangat berpengaruh di hubungan kamu dan pasangan. Tapi, mengingat bagaimana kamu dan pasangan sudah menghabiskan waktu bahagia bersama, apa iya kamu rela begitu saja melepaskan pasangan walau ia sedikit menyebalkan? Lakukan cara ini untuk kembali mendamaikan hubungan cinta antara kamu dan pasangan. 

Seperti Apa Sih Pacar Posesif Itu?

Posesif itu sangat berbeda dengan perhatian dan cinta, grils. Satu hal yang seringkali dikambing hitamkan saat sifat posesif kambuh dan membuat hubungan percintaan kamu dan dia menjadi memanas. Sifat posesif menjadi permasalahan saat pacar mengganggu kelangsungan dan peningkatan hidup yang positif dalam diri kamu. Kamu tidak boleh keluar dengan teman-teman kamu, pergaulan kamu sangat dibatasi, harus menemani dirinya kemana-mana ataupun tidak boleh melakukan suatu hal yang kamu senangi walaupun itu sangat positif.

Cara Menghilangkan Sifat Posesif

Belajar Bebas

Kalau kamu dan pacar bagai amplop dan perangko yang nempel dan berdua terus kemana-mana. Langkah awal ini pasti akan terasa sangat sulit. Salah satu dari kalian pasti akan merasa sangat kehilangan dan kesepian. Tapi kamu ataupun pasangan bisa mengatasinya dengan baik kalau kalian berdua mau belajar menjadi pribadi yang bebas. Biarkan dirimu belajar lebih banyak lagi tentang hal-hal baru yang menarik perhatianmu.

Intropeksi

Ibarat kata Dwi "Dee" Lestari, sebuah kalimat baru akan bisa terbaca dengan indah kalau ada spasi diantara kata-kata. Begitu pula dengan hubungan kamu dan pasangan, perlu ada jarak antara kamu dan pasangan supaya kalian berdua bisa mengenali dan mengupgrade diri kalian masing-masing. 

Temukan Hobi dan Ketertarikan Baru

Tidak mempunyai aktifitas dan kesepian kadang yang menjadi penyebab kenapa seseorang bisa sangat posesif terhadap pasanganya. Nah, dengan menemukan dan menggali potensi diri, hidup akan jauh menjadi lebih berwarna, menarik dan bersemangat. Baik kamu dan pasangan pun akan mempunyai pandangan yang lebih positif lagi terhadap kehidupan dan hubungan kalian. 

Kepercayaan

Khawatir pacar main mata dibelakangnya sangat sering menjadi pemicu kenapa hubungan kamu dan pasangan berlangsung tidak harmonis. Memberikan kepercayaan menjadi jalan keluar yang paling ampuh untuk hubungan kalian. Tapi ingat, jangan sampai kepercayaan yang sudah diberikan kamu sia-siakan ya. 

Hubungan yang positif akan membahagiakan bagi kamu dan juga pasangan. Tapi keadaan pacar posesif tidak akan mewujudkan hal itu, girls. Jadi teruslah untuk mencoba yang terbaik ya. 

Post a Comment